Wednesday, July 25, 2007

permainan hari ini


Mami : Bikin apa Grace?
Grace : "Nas" (monas)

Uang-uangannya Isaac.

Isaac sedang belajar berdagang. Barang dagangannya adalah semua mainan dia.
Pembelinya : Mami Lea.
Harga maianannya : seribu rupiah dapat tiga.
"Ombal .. ombal ..," katanya. Apa sih? Maksudnya : "Obral .. obral .." :-))
Dia salah ngomong hehehe ..
Yah sekali-sekali kita main bersama dong, jangan cuma main komputer aja sepanjang hari.

Sunday, July 22, 2007

kegiatan hari minggu

Grace mau belajar naik sepeda.

Setelah maju mundur beberapa kali ..
Grace : Turun.
Mami : Ha?! Grace mau turun?
Grace : (manggut-manggut)
Mami : Kenapa Grace?
Grace : Cape.

Isaac : Ini siput


Sama Mami.
Lokasi : Stand Isuzu di Motor Show, Senayan.


Sama Papi.

Saturday, July 21, 2007

ke bandung

.
Kami sekeluarga pergi ke Bandung hari Jumat malam. Nginap di hotel Yehezkiel. Hotel ini cukup murah sehingga jadi langganan keluarga kami. hehehe ..

Perjalanan kami jadi cukup lama karena terjebak macet di jalan masuk menuju Tol Cikampek. Di Tol Cikampek kami juga berhenti dulu untuk makan di KFC.

Tiba di Bandung, Isaac dan Grace sudah tidur. Isaac memang sudah seharusnya teler karena dia bangun pagi-pagi sekali untuk berangkat sekolah. Grace, walaupun waktu ditaruh di kasur hotel, dia masih tidur, tapi kemudian terbangun ketika Mami dan Papi sedang bersiap-siap untuk pergi lagi membeli Bergedel Bondon. Akhirnya Grace ikut Mami ke tempat beli Bergedel Bondon.

Bergedel ini jualannya malam hari, hebatnya, banyak yang ngantri dan bersedia menunggu cukup lama untuk membeli bergedel tersebut. Papi Fredy aja dapet giliran nomer 24 padahal yang dilayani baru pelanggan nomer 3.

Grace akhirnya tertidur di mobil bersama Mami Lea.

Hari ini, acaranya jalan-jalan aja keliling-keliling, karena Papi dan Mami memang mau cari tempat kos. Papi akan berusaha membuka cabang di Bandung, dan untuk itu perlu sering-sering ke Bandung, makanya Papi cari tempat kos yang sewaktu-waktu bisa juga diinapi oleh Isaac, Grace dan Mami.

Sempat beberapa jam dalam perjalanan, Isaac duduk di kursi supir, ikut nyupir. Untungnya setir mobil Xenia gak enteng-enteng amat, jadi masih bisa dikendalikan walaupun ada Isaac di kursi supir.

Sembari nunggu Papi cari kos, kami main di mobil. Grace coba pakai kacamata hitamnya Mas Leman. Gaya banget dia, tidak berusaha melepas kacamatanya, karena dibilang "cantik" hahaha ..

Friday, July 20, 2007

tour d' bali 4

Selasa, 17 Juli 2007

Kali ini Papi Fredy gak bisa ikutan jalan-jalan karena urusan bisnisnya menuntut dia untuk berkutat di kantornya Om Andy cukup lama. Sebenarnya hari ini kami mau ke tempat yang ada monyetnya di Bedugul, tapi Tante Wati mengajak kami ke tempat lain. Sebelum ke sana, Mami bawa Isaac dan Grace untuk foto studio memakai pakaian adat Bali.

Di studio foto, Isaac didandani oleh mbak-mbak di sana. Grace tadinya ogah, tapi setelah melihat pakaian yang dikenakan Isaac bagus sekali, ada manik-maniknya, kelap-kelip dan warna-warni, akhirnya dia mau. hehehe .. Tentu saja, harus dibujuk, "Biar cantik, Grace."

Berikut adalah foto-foto behind the scenes-nya :-)




































Nah .. ini hasilnya .. beberapa foto, Mami yang jepret dengan kamera sendiri.













Dari studio foto kami menuju ke Bedugul. Taman ini Mami lupa namanya. Pemandangannya indah sekali ya.. Isaac sama Grace senang sekali lari-lari di rerumputan.




















Waktu jalan-jalan, Isaac melihat tanaman ini dan bertanya, "Ini tanaman apa, Mami?"
Wow .. tertarik juga anak ini sama tanaman :) Tapi sayangnya Mami tidak tau nama tanamannya, tanya ke orang-orang juga pada gak tau. Nanti kita cari tau ya, Saac.

































Kemudian dia minta naik perahu. Tapi ketika Mami sudah pesan perahu, Isaac tidak mau naik perahu sampan, maunya naik yang putih (speedboat). Katanya, "Mami, aku naik yang putih aja, yang ini gak bisa lari." Hahaha .. tapi Isaac kan masih suka main air kalau naik perahu, bahaya kalau naik speedboat. Bisa kejungkel nanti. Jadi naiknya sampan dayung dulu ya. Grace digendong sama simboknya Tante Wati. Mau juga dia sama orang asing :)










Pulang dari Bedugul, kami sebetulnya mau langsung pulang, tapi Mami mau mampir dulu ke Erlangga deh, beli beberapa baju buat Isaac dan Grace.

Malamnya, Isaac ikut liat Tante Wati bikin hiasan dari bunga anggrek untuk hotel. Tante Wati menggunakan kertas perak untuk mengikat bunga anggrek dengan daun. Grace dan Isaac senang melihat kertas yang mengkilap apalagi kertasnya gampang diremas-remas .. wah Tante Watinya nangis deh soalnya kertas yang udah diremas itu jadi susah kembali karena diremasnya sampe kecil banget.












Kami tiba di Bandara Ngurah Rai pukul 10 malam. Sementara pesawat akan berangkat pukul 11 malam. Masuk ke bandara, ini yang paling disuka Isaac, dia ingin memasukkan tasnya ke mesin sensor. hehehe ..

Yah .. selanjutnya seperti yang terjadi di Bandara Soekarno Hatta. Tapi penantian di sini lebih lama karena pesawatnya delay sampai 1,5 jam. Jadi kami berangkat dari Bali pukul 00.30 WITA. Sampe udah kecapean deh mereka main di ruang tunggu bandara. Akhirnya setelah naik pesawat mereka tidur semua :)

Di Jakarta, U'u Stiven sudah menunggu di Bandara Soekarno Hatta untuk mengantar kami pulang ke rumah.

tour d' bali 3

Lanjut lagi cerita tentang perjalanan Isaac dan Grace di Bali ya.

Senin, 16 Juli 2007


Menginap di rumah Om Hans menyenangkan sekali. Pagi-pagi Isaac dan Grace bangun, langsung main dengan Nelly, anjingnya Om Hans. Lalu melihat orang merangkai bunga, Isaac pingin bantu juga :D. Boleh gak Mbok?

Kami (Mami Lea, Isaac dan Grace) mengantar Papi meeting di rumah temannya di daerah Seminyak. Temannya Papi namanya Om Andy Permana. Om Andy baru saja punya bayi kecil dua bulan yang lalu. Jadi sekarang bayinya berusia 2 bulan. Isaac dan Grace ikut Papi ke rumah Om Andy untuk melihat bayinya Om Andy.

Wah .. Isaac jadi pingin punya adik nih, tapi maksudnya dia punya adik adalah punya adik di dalam perutnya seperti gambar ibu hamil di majalah Mami. "Isaac, kalau Isaac kan anak laki-laki, jadi tidak bisa hamil, yang bisa hamil itu orang perempuan dewasa seperti Mami," begitulah mami menerangkan.

Lalu Isaac dan Grace main di depan rumahnya Om Andy. Tante Sianny kasih pepaya buat Isaac dan Grace, dan mereka makannya lahap sekali. Wow .. Mami jadi seneng nyuapinnya.

Setelah pepaya habis, kami bertiga jalan-jalan di daerah sekitar rumah Om Andy, sebab kami lihat banyak anak kecil sedang main di sana. Melewati rumah yang terbuka pintu gerbangnya, Isaac melihat banyak burung gereja di halaman rumah itu, jadi dia ingin ke situ menangkap burung. Mami udah manggil-manggil supaya Isaac kembali, sebab masuk ke pekarangan rumah orang tanpa ijin kan tidak baik. Tapi Isaac sedang fokus ke burung-burung itu sehingga tidak mendengarkan Mami, Grace juga ingin ikut Isaac.

Tiba-tiba dari dalam pekarangan, keluar 3 ekor anjing yang menggonggong ke arah mereka. Isaac dan Grace kaget dan langsung mau lari keluar. Tapi mereka tidak bisa lari cepat, mungkin karena saking takutnya. Untungnya si anjing tidak menggigit. Anehnya .. Isaac sama Grace juga tidak menangis sama sekali. hahaha ..

Lalu kami mendekat sekumpulan anak kecil yang sedang bermain, Mami bilang ke mereka, "Ikut main boleh ya?" Waw .. mereka welcome sekali sama Isaac dan Grace. Akhirnya Isaac dan Grace ikut gabung di situ. Mereka sedang main warung-warungan. Karena masih terlalu kecil, sepertinya Isaac sama Grace masih belum paham, tapi gak papa, kakak-kakak itu baek koq sama mereka. Mereka ngajak ngobrol Isaac dan Grace, ngajagain mereka juga waktu main bersama.


Tapi .. masalahnya, ketimbang main warung-warungan, Isaac lebih suka main pasir. Grace sukanya ikut-ikutan Isaac. Sementara teman-temannya, ogah main pasir karena malas kotor-kotoran. Akhirnya Isaac main pasir berdua sama Grace deh. Ngebarisin batu bata, katanya, "Ini jalannya Thomas". Udah bosen sama Thomas, katanya buat makan :D

Waktu mereka main pasir, Papi Fredy yang jagain, sebab Mami harus masukin beberapa data ke laptopnya.

Dari rumah Om Andy, kami ke Pantai Nusa Dua, Tanjung Benoa, tadinya Mami mau ajak Isaac main parasailing tapi tempat main parasailingnya Om Hans udah tutup. Ada yang buka tapi mahal harganya. Selain itu ternyata main parasailing saat air laut surut seperti saat itu ternyata berbahaya. Untung engga jadi ngebangunin Isaac.

Akhirnya kami ke pantai yang dekat dengan BICC (Bali International Convention Centre), Nusa Dua. Karena air laut surut banget, tepi pantai cukup tenang, gak ada ombak. Isaac bisa main dengan nyaman karena air lautnya juga bersih. Grace tidak mau menginjak pasir. Mungkin karena pasir kan kadang bergerak kalau diinjak, dia jadi gak nyaman. Jadi Grace di tepian aja duduk di atas rumput.

Banyak rumput laut di pantai, juga karang, kerang dan ikan kecil. Ketika mami mengambil sebuah karang, ternyata di dalamnya masih ada keong dan bayi cumi-cumi. Wow .. lucu sekali.




hari pertama masuk kelas K1

Ini hari pertama Isaac masuk sekolah lagi. Setelah libur cukup lama, sebetulnya dia suka sekolah. Apalagi di CD edukasi yang sering dia mainkan di komputernya ada cerita tentang Ibu Kartini yang ingin bersekolah supaya pintar. Kalau mendengar cerita tentang Ibu Kartini, dia akan bilang ke Mbaknya, "Mbak Tur, aku mau sekolah."

Isaac tidak menyangka bahwa kali ini bersekolah membutuhkan usaha yang lebih keras. Dia harus bangun pukul 7 pagi, padahal biasanya pukul 9 pagi baru bangun. Terpaksa hari ini mengurangi jatah tidur malam sebanyak 2 jam. Tapi Mami yakin, nantinya Isaac akan membiasakan diri dengan tidur lebih awal. Malas-malasan dia bangun, tapi Grace udah bangun duluan meskipun tidurnya sama malamnya. Grace langsung minum susu, main-main sebentar, lalu makan. Sementara Isaac masih berusaha tidur lagi, tapi diganggu terus sama Mami.

Matanya diraupin pakai air, jendela kamar dibuka supaya terang, dan Mami membuat keributan kecil di rumah supaya ramai dan tidak nyaman untuk tidur lagi :D. Maaf yaaa .., Isaac, tapi kalau tidak berangkat sekolah nanti menyesal sendiri lho. Apalagi kalau terlambat, jadi ketinggalan, tidak bisa ikut baris, tidak bisa ikut belajar baca kalender dan memimpin doa.

Gampang nanti, pulang sekolah tidur lagi sampai kenyang :D.

Thursday, July 19, 2007

tour d' bali 2

Minggu, 15 Juli 2007

Berangkat dari rumah Om Hans pukul 10 pagi. Kami menuju ke Goa Gajah. Isaac dan Grace sangat menikmati perjalanan sebab di kanan kiri banyak patung dan anjing :-)
Ini foto-foto di Goa Gajah. Goa Gajah ini adalah tempat suci bagi orang Bali, terutama pemeluk agama Hindu-Budha. Orang dewasa yang masuk ke sini harus berpakaian rapi, tidak boleh pakai celana pendek. Makanya Mami sama Papi dipinjami penutup kaki. Isaac juga mau pakai :-) tapi tidak ada yang seukuran anak-anak, nanti yang ada malah tidak bisa jalan.

Keterangan :
  1. Foto 1 dan 2 : Pancuran di kolam itu (mmm .. namanya Mami lupa :D) ada 7 jumlahnya. Konon kabarnya digunakan untuk mandi oleh raja-raja jaman dulu.
  2. Foto 3 : Isaac dan Grace duduk di ceruk di dalam Goa Gajah yang digunakan untuk bermeditasi. Grace menolak untuk duduk karena dia merasa tidak nyaman dengan suasana gelap di dalam goa.
  3. Foto 4 : Goa Gajah, reliefnya menceritakan tentang kehidupan di hutan.
  4. Sisanya : udah tau sendiri ya .. itu foto-fotonya Isaac dan Grace bersama Mami dan Papi :-)
Nah kalau yang di bawah ini kegiatan Isaac dan Grace selama di Istana Tampak Siring. Di sini juga ada Istana Kepresidenan.

Di sini ikan masnya besar-besar. Isaac dan Grace langsung ingin memberi makan. Ikannya juga senang. Mereka langsung mengerubuti Isaac dan Grace.

Waktu masuk ke pura, orang dewasa harus memakai pakaian adat, sebab itu tempat suci bagi mereka. Di sini kami juga dipinjami kain. Isaac ingin pakai dan kebetulan ada yang kecil, cocok buat dia. Tapi tidak ada yang sekecil Grace. Padahal Grace juga ingin pakai :-(

Pada saat kami ke sana, sedang ada kegiatan ibadah di pura. Jadi kami bisa lilhat upacara ibadah berlangsung. Ssss...tttt tapi gak boleh ribut ya.

Kemudian kami menuju kolam sumber mata air di Tampak Siring. Di kolam ini kami melihat pemandangan yang menakjubkan, air dari dalam tanah meluap keluar di antara pasir .. dan sekelilingnya ditumbuhi tanaman pakis. Bagus banget deh. Pemandangannya seperti pemandangan bawah laut, airnya bening sekali, sampai susah motretnya karena pantulan bayangan dari atas jelas sekali.

Papi, Isaac dan Grace sempat berenang di kolam sebelahnya. Untuk berenang juga harus memakai pakaian adat. Jadi Isaac tetap memakai sarungnya. Wah .. Grace jadi semakin pingin pakai sarung kayak Isaac.
Isaac yang baik .. dia memilihkan pita pengikat pinggang untuk Grace. "Gracenya mau pakai, Mami. Ini buat Grace." Trus dia memakaikan pita itu ke Grace. hehehe ..

Brrrr... airnya dingin sekali. Apalagi mendungnya juga tebal sekali. Akhirnya kami tidak berlama-lama karena Isaac dan Grace sudah kedinginan. Mereka tidak mau nyemplung sama sekali, maunya main di pinggir kolam aja.

Waktu lagi bilas, mulailah hujan turun rintik-rintik. Buruan deh kami lari keluar, menuju mobil. Eeehh .. ternyata .. Pak Wayan parkirnya lumayan jauh. Jadi Papi Fredy hujan-hujanan untuk njemput Pak Wayan. Sementara menunggu sambil berteduh, Grace dan Isaac mainin air hujan yang jatuh dari atap. Waaahh ..

Pulang dari Tampak Siring, kami menuju ke Pantai Sanur. Di pinggir pantai sini banyak rumput laut. Hanya main sebentar di sini. Papi menyewa kano untuk dinaiki bersama Isaac dan Grace. Hmm .. enak ya? Sebetulnya Grace tidak suka laut karena berpasir, dia takut berdiri di atas pasir yang kalau diinjak bergerak dan tidak mantap. Tapi kalau naik kano .. ya oke lah!

Monday, July 16, 2007

tour d' bali

Sabtu, 14 Juli 2007

Kami sekeluarga pergi ke bali. Pukul 19.00 tiba di Bandara Soekarno Hatta, Isaac dan Grace sudah tahu kalau kami akan naik pesawat. Hanya saja .. mereka pasti belum tahu kalau kali ini benar-benar naik pesawat dan seperti apa rasanya naik pesawat. hehehe ..

Di pintu masuk, kami harus "menyetorkan" barang-barang ke "terowongan" untuk disensor oleh petugas bandara. Isaac juga memasukkan kopernya ke situ. Eh .. ternyata ketika tiba di ujung satunya, kopernya Isaac udah keluar lagi.

Kami segera check in. Sembari menunggu giliran, Isaac dan Grace main-ma
in di sekitar troli. Setelah selesai check in, mereka naik lagi ke troli, sebab perjalanan menuju pesawat masih terlalu jauh untuk anak kecil seperti mereka kalau harus jalan kaki sendiri. Tapi beberapa meter Isaac sempat jalan sendiri dengan semangat karena dia bawa kopernya sendiri. Kalau sudah cape .. langsung deh minta gendong Mami, tapi tentu saja, tidak digendong selama masih bisa pakai troli.


Singkat cerita, kami sudah tiba di ruang tunggu pesawat. Sambil menunggu, Isaac dan Grace selalu bermain. Tapi setelah mendapat tempat duduk, Isaac kelihatan duduk dengan tenang dan memperhatikan beberapa anak muda ngobrol dengan serunya. Tentu saja, dia masih agak bingung karena ini baru pertama kalinya dia naik pesawat, dan ternyata jalan menuju pesawat tidak sesimple yang dia pikirkan. hahaha ..


Grace belum tau kali ya, jadi dia asik aja, selama masih bisa main, apa aja maunya dibuat mainan.
Mulai dari naik-naik meja, godain Isaac, masuk-masukin tangan ke celah di antara tempat duduk, dll.


Dari ruang tunggu menuju pesawat ternyata perjalanan yang cukup jauh dan melelahkan buat Isaac. Dia datang paling akhir dengan Papi Fredy. Tapi Mami dan Grace sudah milihin tempat duduk untuk mereka. Kami tidak naik pesawat dari lorong di atas, tapi dari bawah, menggunakan tangga. Semakin senang dong Isaac dan Grace, karena bisa melihat badan pesawat yang mereka naiki.


Di dalam pesawat, mereka sangat senang. Selalu ingin melihat keluar .. apalagi Grace .. teriak-teriak terus, "pesawat jet! pesawat jet!" sambil menunjuk-nunjuk pesawat yang dilihatnya dari balik jendela.
Tidak lama kemudian dia tertidur seperti orang dibius. hehehe ..


Isaac agaknya tidak bisa tidur karena terlalu senang. Akhirnya naik pesawat juga dia. Setelah sekian lama hanya melihat pesawat dari jauh dan mendengar gemuruh suaranya ketika lewat di atas rumah. Sekarang dia ada di dalam pesawat dan akan merasakan terbang. Woooowwww ..

Setelah beberapa lama berusaha duduk tenang, dan gagal .. akhirnya dia jalan-jalan di lorong pesawat.


Tiba di Bandara Ngurah Rai, pukul 10 malam. Kami sudah dijemput oleh Pak Wayan, supir yang akan mengantar kami jalan-jalan selama 3 hari nanti.




Sunday, July 08, 2007

hari sibuk main

Isaac mulai keranjingan komputer deh ni. Karena monitor kompinya Isaac masih jadi satu dengan tipinya Papi Fredy, jadi Si Papi kagak bisa nonton tipi kalo anaknya main kompi terus.

Akhirnya, sekali-sekali Isaac nebeng leptopnya Mami.

Grace suka ikutan liat kalau Isaac main komputer. Ngapain aja sih dengan komputer? Isaac keliatan serius banget.

Yang paling disukai Isaac dengan komputernya adalah kegiatan mewarnai, menghitung, mendengarkan cerita, dll. Dia jadi kenal banyak warna lho sekarang. Sudah tau mana merah, kuning, biru, dll.


Agak siangan, Papi Fredy mengajak kami semua ke Citraland. Di Citraland ada arena main untuk anak-anak. Ada perosotan, kolam bola, terowongan naga, dan lain-lain.



Nah, sampe di sana, kami makan siang dulu di KFC. Isaac sama Grace paling demen makan fried chicken. Tentu aja gak boleh banyak-banyak, soalnya banyak bumbu masaknya.
Nyampe di KFC ini, Isaac bobo terus. Jadi yang makan cuma Grace. Sementara untuk Isaac kami bungkuskan nasi dan ayam untuk dimakan nanti.


Kalau makan yang gak pake kuah gini, Grace udah bisa makan sendiri, walaupun masih belepotan.










Masih mau mendaki?

Hati-hati!! Ini akibatnya terlalu banyak main :-)




Ada cerita lucu waktu Isaac naik kereta api ini. Waktu itu, kan akhirnya dia duduk dengan anak perempuan. Waktu keretanya jalan, entah kenapa, tau-tau Isaac ngelus-elus rambut anak perempuan itu. Mana anak perempuan itu mukanya mirip Grace pula, dan warna bajunya sama dengan Isaac, merah.
Tapi belum berhenti keretanya, Isaac udah minta turun. Keretanya sampai berhenti di tengah jalan. Gak tau kenapa. Aneh deh.