Saturday, June 07, 2008

isaac sayang sama grace

Entah gimana, Isaac nemuin permen POLOnya Mbak Fitri di mobil. Langsung deh dipegangin terus sama dia. Maunya diabisin, tapi Isaac masih batuk, selain itu kasihan don Mbak Fitri, udah keluar uang buat beli permen, koq permennya mau diabisin Isaac sama Grace. Mbak Fitri kan gak berani protes.

Akhirnya permennya diambil sama Mami, trus diumpetin lagi. Isaac minta dibeli'in permen yang sama. Kebetulan memang hari ini mau ke Carrefour belanja buat keperluan karyawan di ruko. Akhirnya, sekalian beli permen POLO buat Isaac sama Grace.

Abis belanja, Isaac ketiduran, Grace juga. Bangun tidur mereka lupa sama permennya. Jadi, permennya diumpetin aja dulu. Trus, malemnya, Isaac inget lagi sama permennya. "Aku mau permen, Mami."
"Mandi aja gak mau koq mau minta permen," kata Mami.
Akhirnya Isaac mau mandi. Abis mandi, dia langsung nagih permennya. Mami bilang sama Mbak Fitri, "Dikasih lima biji aja, jangan semua."
"Lima itu berapa?" tanya Isaac.
"Lima itu segini," jawab Mami sambil menunjukkan kelima jarinya.
"Mbak, aku mau lima permennya," kata Isaac.
"Lima, Saac? Empat aja pok?" tanya Mbak Fitri
"Engga mau, maunya lima," kata Isaac
"Banyak mana sih empat sama lima?" tanya Mbak Fitri ngetes Isaac.
"Banyak lima," kata Isaac.
Ya wes, lima. Tapi masih ditawar lagi sama Mbak Fitri, "Empat aja ya, Saac."
"Iya, aku mau empat aja," jawab Isaac.

"Satu .. dua .. tiga .. empat," Mbak Fitri ngitung sambil naruh permennya di tangan Isaac. "Bilangnya apa, Saac?"
"Ma kasih, Mbak. Wow!! Empat!" seru Isaac.
Sambil makan permennya, dia ngitung berapa yang udah dimakan. Setelah makan dua permen, dia bilang, "Yang ini buat Grace ya," sambil menunjukkan sisa permennya ke Mami.
Hehehe ..

Tapi Isaac tetap berusaha membangunkan Grace, untuk ngasih permen, tapi Gracenya gak mau bangun.
"Ga usah, Saac, Gracenya masih bobo koq, dimakan Isaac aja semua," kata Mami.
Akhirnya permennya dimakan Isaac semua.

Beberapa jam kemudian, ketika Grace bangun, lalu mandi, lalu minta makan, Isaac juga mau makan lagi. Kalo Isaac sih kayak bule, doyannya roti. Di rumah suka bikin roti dilapis mentega, trus ditaburi meses atau makan roti isi. Nah, kalo udah ada meses, Grace juga jadi suka nih. Kalo Grace suka gadoin mesesnya. Jadi Mbak Fitri takutnya kalo liat Isaac makan roti meses, nanti Gracenya minta juga, padahal Grace lagi makan nasi dan roti tawarnya juga tinggal selapis aja.

"Kalo kamu makan ini nanti Gracenya liat, Saac, nanti minta lho," kata Mbak Fitri.
"Gracenya ya juga dikasih dong Mbak, ini yang satu buat Grace" kata Isaac (ternyata roti selapis itu udah dibagi dua lagi. Hihihi .. "Ni Grace, ini buat kamu nih, aku taruh di sini (piring makannya Grace) ya, makannya sama nasi ya, nasinya juga harus dihabisin," kata Isaac sok nasehatin adeknya.

Geli deh ngeliatnya, biasanya anak-anak kecil egois sama adik/kakak mereka, tapi Isaac baik hati banget sama Grace. Main juga ngajakin Grace. Yeah bagus lah, semoga kalo ada adik satu lagi, bertiga tetep kompak selalu.

O, iya, hari ini Isaac nyoba ikut trial kelas piano, tapi awalnya aja dia seneng. Banyak faktor sih, kelasnya terlalu pagi, pukul 9, Isaac bangunnya harus dibangunin dulu, belum sempet makan kenyang, udah gitu, 1 jam mungkin di luar kemampuan Isaac untuk menunggu waktunya makan alias terlalu lama hehehe .. Akhirnya yang ada, Isaac malah duduk asal-asalan, gak mau liatin gurunya, main sendiri, dan tidur-tiduran di kursi. Malah Grace yang asik merhatiin gurunya ngajarin nyanyi dan bunyi'in organ. Kebetulan Grace juga lagi demen nyanyi dan terpaksa diajak sama Mami nemenin Isaac trial kelas piano karna Mbak Fitri belum selesai beresin rumah. Klop deh. Cuma sayangnya, Grace masih terlalu kecil aja.

Jadi pikir-pikir lagi untuk lanjut ..

No comments: