Monday, December 21, 2009

isaac : takut sama Tuhan

Isaac sepertinya tambah pinter aja cari alasan.
Hari ini Mami pulang kantor telat. Ternyata Isaac terbangun, lalu langsung turun menyambut Mami. Setelah naik ke atas, dia baru nanyain jam Ben10-nya sama Mbak Mia.

"Di tas yang tadi dibawa les, di bawah tasnya," jawab Mbak Mia.
"Mami, mau gak anterin aku ke bawah?" tanya Si Isaac.
"Kenapa?"
"Aku takut .. aku takut ada Tuhan"
"Lho koq?"
"Iya, kalau ada Tuhan, nanti Tuhannya "Whaaaa.." gitu"

Hahaha .. rupanya dia sudah mengantisipasi karena biasanya kalau dia bilang takut sama setan, Maminya bakal bilang, "Kan ada Tuhan Yesus, setannya sudah dipentung sama Tuhan Yesus"
Jadi sekarang dia langsung ngajuinnya sesuatu yang menurut dia lebih hebat dari setan dan pantas ditakuti .. benar-benar takut sebenarnya. hahaha ..

Lucu juga yah, anak-anak belajar takut dari mana sih?

Sunday, December 06, 2009

isaac : belajar membaca

Isaac mulai belajar baca beberapa hari terakhir ini. Sebenarnya Papi dan Mami ga maksa Isaac untuk belajar baca, pinginnya Isaac punya kesadaran dulu bahwa dia butuh untuk bisa baca, baru bantu dia untuk belajar baca.
Nah, akhirnya Isaac mulai gemes karena ga bisa baca dia asal klik "yes" waktu main PS2 sehingga game yang sudah dia lewati, hilang begitu saja karena terhapus.

Nah, Si Papi sebagai partner mainnya jadi kesel karena perjuangannya hilang sia-sia. "Makanya kamu bisa baca dong biar ga asal pencet", kata Si Papi kesel.

Akhirnya Isaac belajar baca setiap hari. Tapi mungkin, karena sudah banyak merasakan kenyamanan, dia kurang punya semangat harus bisa, sehingga kalau lama ga bisa-bisa, entah karena kurang konsentrasi atau lupa-lupa, dia kesel, "koq lama banget sih mbak???" dan lalu nangis. Hihihi...

Hari ini, karena libur, Papi ngajarin Isaac baca. Papi lumayan getol ngajarinnya sehingga ketika Isaac salah-salah mengeja kata, dia jadi kesel, karena Isaac kayaknya ga konsen sehingga sering salah. Sudah tau huruf b sama u jadinya bu, dia suka nyebutnya lu.
Isaac juga sempet nangis karena dibentak-bentak Papi. Tapi kami sepakat Isaac harus belajar bahwa perjuangan iti memang tidak mudah. Dia harus belajar berjuang supaya ga jadi anak manja. Bukan masalah bisa atau tidak bisa bacanya karena sebenarnya dia anak pinter.

Semangat ya, Saac.